PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBASIS PEMBELAJARAN MENDALAM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI MATRIKS DI KELAS XI.3 SMAS SANTO PETRUS SIDIKALANG TAHUN AJARAN 2025/2026
Keywords:
Problem Based Learning, pembelajaran mendalam, matriks, hasil belajar, PTKAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik pada materi matriks melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbasis pembelajaran mendalam di kelas XI.3 SMAS Santo Petrus Sidikalang Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 37 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan non-tes. Instrumen penelitian berupa soal pretest dan posttest, lembar observasi, serta catatan anekdot. Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar meningkat dari 31,18 pada prasiklus menjadi 53,78 pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 73,51 pada siklus II. Hasil analisis N-Gain pada siklus II menunjukkan 10,81% peserta didik berada pada kategori tinggi, 81,08% kategori sedang, dan 8,11% kategori rendah. Selain itu, aktivitas dan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran juga meningkat. Dengan demikian, penerapan model Problem Based Learning berbasis pembelajaran mendalam dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada materi matriks.
References
Lestari, K. E., & Yudhanegara, M. R. (2017). Penelitian Pendidikan Matematika. Bandung: Refika Aditama.
Munadi, Y. (2013). Media Pembelajaran. Jakarta: Penerbit Gaung Perdana Press.
Ngalimun. (2014). Strategi dan Model Pembelajaran. Yogyakarta: Penerbit Aswaja Pressindo.
Noormandiri, B. K. (2022). Matematika untuk SMA/MA XI. Jakarta: PT Penerbit Erlangga.
Sadiman, A. S., Rahayu, M., & Atmodiwiryo, S. (2010). Media Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Sanjaya, W. (2016). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Savery, J. R. (2006). Problem-based learning: An overview. The Interdisciplinary Journal of Problem-Based Learning, 1(1), 1-10.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukino. (2019). Matematika SMA/MA IPA. Sidoarjo: PT Masmedia Buana Pustaka.
Sutirman. (2013). Media & Model-Model Pembelajaran Inovatif. Yogyakarta: Penerbit Graha Ilmu.
Suyanto, & Jihad, A. (2013). Menjadi Guru Profesional. Jakarta: Penerbit Esensi.
Syafriantoni. (2025). Mengenal deep learning, pendekatan belajar baru dari mendikdasmen. Jurnal Pendidikan SMKN 2 Guntal, 18(2), 123-130.
Tomlinson, C. A. (2001). How to differentiate instruction in mixed-ability classrooms. Alexandria, VA: ASCD.
Trianto. (2010). Model-model Pembelajaran Inovatif. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Trianto. (2011). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: Penerbit Kencana.
Uno, H. B. (2006). Perencanaan Pembelajaran. Jakarta: Penerbit Bumi Aksara.
Yandri, A. (2022). Peran Guru dalam Menghadapi Inovasi Merdeka Belajar. Direktorat Guru Pendidikan Dasar. https://gurudikdas.dikdasmen.go.id/news/peran-guru-dalam-menghadapi-inovasi-merdeka-belajar
Yersita. (2023). Matematika untuk SMA/MA. Jakarta: Penerbit Bumi Aksara.












