Quaerite Veritatem : Jurnal Pendidikan https://jurnal.yayasanseriamal.id/index.php/QVJ <p><a href="https://seriamalmedan.or.id/portal/">Jurnal Pendidikan Yayasan Seri Amal</a></p> en-US tonni.budidarma@gmail.com (Tonni Limbong) losten_tamba@ust.ac.id (Losten Tamba) Sun, 27 Sep 2026 00:00:00 +0000 OJS 3.3.0.8 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 PENGARUH PENERAPAN METODE STORYTELLING BERBANTUAN MEDIA VIDEO TERHADAP KETERAMPILAN MENYIMAK DAN BERBICARA SISWA KELAS V PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SD NEGERI 064025 TJ. SELAMAT MEDAN TAHUN PEMBELAJARAN 2025/2026 https://jurnal.yayasanseriamal.id/index.php/QVJ/article/view/128 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode <em>storytelling</em> berbantuan media video terhadap keterampilan menyimak dan berbicara siswa kelas V pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SD Negeri 064025 Tj. Selamat Medan Tahun Pembelajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain <em>Pre-Experimental Design</em> berbentuk <em>One Group Pretest-Posttest Design</em>. Populasi penelitian berjumlah 101 siswa kelas V, sedangkan sampel penelitian terdiri atas 24 siswa kelas Vd yang ditentukan menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Pengumpulan data dilakukan melalui tes keterampilan menyimak, penilaian keterampilan berbicara, observasi, angket, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji prasyarat normalitas, uji koefisien korelasi, dan uji-t pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan siswa setelah penerapan metode <em>storytelling</em> berbantuan media video. Nilai rata-rata keterampilan menyimak meningkat dari 60,62 pada saat <em>pretest</em> menjadi 80,83 pada <em>posttest</em>, sedangkan nilai rata-rata keterampilan berbicara meningkat dari 56 menjadi 80,66. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai t-hitung sebesar 2,508 lebih besar daripada t-tabel sebesar 2,047, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian, metode <em>storytelling</em> berbantuan media video berpengaruh secara signifikan terhadap keterampilan menyimak dan berbicara siswa. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi metode <em>storytelling</em> dengan media video dapat menjadi alternatif pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih menarik dan interaktif untuk meningkatkan kemampuan menyimak sekaligus mendorong keberanian serta kemampuan siswa dalam berbicara.</p> Citra Br. Siagian Copyright (c) 2026 Quaerite Veritatem : Jurnal Pendidikan https://jurnal.yayasanseriamal.id/index.php/QVJ/article/view/128 Sun, 27 Sep 2026 00:00:00 +0000 PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS PERMAINAN ARGA TARA UNTUK PEMBELAJARAN IPAS PADA SISWA KELAS IV SD SANTO THOMAS 4 MEDAN TAHUN PEMBELAJARAN 2025/2026 https://jurnal.yayasanseriamal.id/index.php/QVJ/article/view/129 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media permainan ARGA TARA (Ular Tangga Nusantara) yang valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran IPAS pada materi Keragaman Budaya Nusantara di kelas IV SD Santo Thomas 4 Medan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian melibatkan ahli materi, ahli media, ahli modul ajar, guru kelas IV, dan peserta didik kelas IV. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, angket, observasi, tes, dan dokumentasi. Media ARGA TARA dikembangkan dalam bentuk permainan ular tangga yang dilengkapi papan permainan, buku panduan, dadu, kartu pertanyaan, dan kartu konsekuensi dengan muatan keragaman budaya Nusantara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media ARGA TARA dinyatakan valid berdasarkan hasil validasi ahli media sebesar 78,93%, ahli modul ajar sebesar 84%, dan ahli materi sebesar 81%. Kepraktisan media ditunjukkan melalui respons siswa sebesar 87,78% dengan kategori sangat praktis dan respons guru sebesar 75% dengan kategori praktis. Keefektifan media ditunjukkan melalui nilai N-Gain sebesar 0,702 atau 70,19% yang berada pada kategori tinggi, dengan peningkatan rata-rata nilai pre-test dari 51,11 menjadi 85,19 pada post-test. Hasil tersebut menunjukkan bahwa media ARGA TARA layak digunakan sebagai media pembelajaran IPAS pada materi Keragaman Budaya Nusantara. Implikasi penelitian ini adalah media permainan berbasis budaya dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang menarik, interaktif, dan membantu meningkatkan pemahaman siswa terhadap keragaman budaya Indonesia.</p> Elisabeth Purba Copyright (c) 2026 Quaerite Veritatem : Jurnal Pendidikan https://jurnal.yayasanseriamal.id/index.php/QVJ/article/view/129 Sun, 27 Sep 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK KELAS IV UPT SD NEGERI 064023 MEDAN TUNTUNGAN TAHUN PEMBELAJARAN 2025/2026 https://jurnal.yayasanseriamal.id/index.php/QVJ/article/view/130 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing, mengetahui keterampilan proses sains peserta didik setelah penerapan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing, serta menganalisis pengaruh model pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap keterampilan proses sains peserta didik kelas IV UPT SD Negeri 064023 Medan Tuntungan Tahun Pembelajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain <em>One Group Pretest-Posttest Design</em>. Sampel penelitian berjumlah 28 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan melalui tes, angket, dan dokumentasi. Data penelitian dianalisis menggunakan uji normalitas, korelasi Pearson <em>Product-Moment</em>, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan proses sains peserta didik setelah penerapan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata dari 46,29 pada pretest menjadi 74,00 pada posttest, atau meningkat sebesar 27,71 poin. Hasil analisis korelasi memperoleh nilai r = 0,856 yang menunjukkan hubungan sangat kuat. Selanjutnya, hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa t_hitung = 8,443 &gt; t_tabel = 2,056, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Temuan tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran Inkuiri Terbimbing berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan keterampilan proses sains peserta didik dalam pembelajaran IPAS. Implikasi penelitian ini adalah bahwa model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dapat menjadi salah satu alternatif strategi pembelajaran yang dapat digunakan guru untuk menciptakan pembelajaran IPAS yang lebih aktif, mendorong peserta didik melakukan kegiatan penyelidikan, pengamatan, pengumpulan data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis, sehingga keterampilan proses sains peserta didik dapat berkembang.</p> Irfan Silaban Copyright (c) 2026 Quaerite Veritatem : Jurnal Pendidikan https://jurnal.yayasanseriamal.id/index.php/QVJ/article/view/130 Sun, 27 Sep 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH PENERAPAN METODE DESIGN THINKING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS V UPT SPF SD NEGERI 104219 TAHUN PEMBELAJARAN 2025/2026 https://jurnal.yayasanseriamal.id/index.php/QVJ/article/view/131 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran menggunakan metode Design Thinking, mengetahui hasil belajar siswa, serta mengetahui pengaruh metode Design Thinking terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas V UPT SPF SD Negeri 104219 Tanjung Anom Tahun Pembelajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 27 siswa yang ditentukan melalui teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes hasil belajar dan angket respons siswa. Data dianalisis melalui uji normalitas Shapiro-Wilk, uji korelasi Pearson Product Moment, dan uji hipotesis menggunakan uji t. &nbsp;Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest siswa sebesar 56,88 meningkat menjadi 81,40 pada posttest. Sebanyak 25 siswa telah mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP), sedangkan 2 siswa belum mencapai KKTP. Hasil uji normalitas memperoleh nilai signifikansi 0,062 sehingga data berdistribusi normal. Uji korelasi Pearson Product Moment memperoleh koefisien korelasi sebesar 0,921 dengan signifikansi 0,000. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai sebesar 11,81 lebih besar daripada sebesar 2,060, sehingga ditolak dan diterima. Dengan demikian, metode Design Thinking berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar Matematika siswa. Implikasi penelitian ini adalah metode Design Thinking dapat digunakan guru sebagai alternatif pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan berpusat pada siswa untuk meningkatkan pemahaman konsep, hasil belajar, serta keterampilan berpikir kritis siswa.</p> Rasyah Theresia Tampubolon Copyright (c) 2026 Quaerite Veritatem : Jurnal Pendidikan https://jurnal.yayasanseriamal.id/index.php/QVJ/article/view/131 Sun, 27 Sep 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN MEDIA BAAMBOOZLE TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS IV SD NEGERI 060971 MEDAN TUNTUNGAN TAHUN PEMBELAJARAN 2025/2026 https://jurnal.yayasanseriamal.id/index.php/QVJ/article/view/132 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> (PBL) berbantuan media Baamboozle terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Negeri 060971 Medan Tuntungan Tahun Pembelajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain <em>One Group Pretest-Posttest Design</em>. Sampel penelitian berjumlah 23 siswa kelas IV-A yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes hasil belajar dan angket respon siswa. Data dianalisis melalui uji normalitas, korelasi <em>Product Moment</em>, koefisien determinasi, dan uji hipotesis menggunakan <em>Paired Sample t-Test</em>. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar setelah penerapan model PBL berbantuan media Baamboozle. Nilai rata-rata <em>pretest</em> siswa sebesar 56,39 meningkat menjadi 79,69 pada <em>posttest</em>. Hasil analisis korelasi menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,972 yang termasuk dalam kategori hubungan sangat kuat. Koefisien determinasi sebesar 94,48% menunjukkan bahwa model PBL berbantuan media Baamboozle memberikan kontribusi sebesar 94,48% terhadap hasil belajar IPAS, sedangkan 5,52% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Hasil uji <em>Paired Sample t-Test</em> memperoleh nilai t_hitung sebesar 11,772 &gt; t_tabel 2,074 dengan nilai signifikansi 0,000 &lt; 0,05, sehingga hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model PBL yang dipadukan dengan media Baamboozle dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran IPAS yang interaktif, menyenangkan, dan mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Penggunaan pembelajaran berbasis masalah yang dipadukan dengan media permainan interaktif juga dapat mendorong keterlibatan dan respons positif siswa selama proses pembelajaran. Dengan demikian, guru dapat mempertimbangkan penggunaan PBL berbantuan media Baamboozle sebagai salah satu alternatif dalam menciptakan pembelajaran IPAS yang lebih aktif dan bermakna.</p> Risna Wati Br. Sitepu Copyright (c) 2026 Quaerite Veritatem : Jurnal Pendidikan https://jurnal.yayasanseriamal.id/index.php/QVJ/article/view/132 Sun, 27 Sep 2026 00:00:00 +0000 PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS ANIMASI UNTUK MENDUKUNG PEMBELAJARAN IPAS PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 068004 MEDAN TUNTUNGAN https://jurnal.yayasanseriamal.id/index.php/QVJ/article/view/133 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berbasis animasi dalam pembelajaran IPAS materi peta pada siswa kelas IV SD Negeri 068004 Medan Tuntungan, serta mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan bahan ajar yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang terdiri atas lima tahap, yaitu <em>Analysis, Design, Development, Implementation,</em> dan <em>Evaluation</em>. Data penelitian dikumpulkan melalui lembar validasi ahli, angket respons guru dan siswa, observasi, serta tes hasil belajar berupa pretest dan posttest. Bahan ajar dikembangkan dengan memanfaatkan animasi dan karakter <em>Dora the Explorer</em> untuk membantu siswa memahami materi peta yang bersifat abstrak secara lebih konkret dan menarik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar berbasis animasi dinyatakan valid berdasarkan penilaian ahli modul, ahli materi, dan ahli media. Produk juga dinyatakan praktis dengan persentase respons siswa sebesar 80,27% dan respons guru sebesar 75%. Keefektifan bahan ajar ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata pretest dari 49,20 menjadi 85,20 pada posttest. Nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,71 atau 71,14% termasuk dalam kategori tinggi. Dengan demikian, bahan ajar berbasis animasi yang dikembangkan layak, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran IPAS kelas IV, khususnya pada materi peta. Implikasi penelitian ini adalah bahan ajar berbasis animasi dapat menjadi alternatif sumber belajar inovatif yang membantu guru menyampaikan konsep abstrak, meningkatkan ketertarikan dan keterlibatan siswa, serta mendukung peningkatan hasil belajar.</p> Chindi Claudia Sianipar Copyright (c) 2026 Quaerite Veritatem : Jurnal Pendidikan https://jurnal.yayasanseriamal.id/index.php/QVJ/article/view/133 Sun, 27 Sep 2026 00:00:00 +0000 PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS EKSPLANASI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PROJECT BASED LEARNING PADA SISWA KELAS XII SMA SWASTA ST. PETRUS SIDIKALANG TAHUN PEMBELAJARAN 2025/2026 https://jurnal.yayasanseriamal.id/index.php/QVJ/article/view/134 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan menulis teks eksplanasi siswa kelas XII.3 SMA Swasta St. Petrus Sidikalang melalui penerapan model <em>Project Based Learning</em>. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII.3 SMA Swasta St. Petrus Sidikalang tahun pembelajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik tes dan nontes. Teknik tes berupa penilaian hasil menulis teks eksplanasi, sedangkan teknik nontes berupa observasi, angket, dan catatan lapangan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model <em>Project Based Learning</em> dilakukan melalui kegiatan penyampaian materi teks eksplanasi, pembentukan kelompok heterogen, diskusi menentukan tema dan urutan peristiwa, serta praktik menulis teks eksplanasi berdasarkan hasil diskusi. Penerapan model tersebut terbukti dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa. Keaktifan siswa meningkat dari 28,94% pada tahap prasiklus menjadi 65,79% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 89,47% pada siklus II. Selain itu, nilai rata-rata keterampilan menulis teks eksplanasi siswa juga mengalami peningkatan dari 69,97 pada prasiklus menjadi 77,76 pada siklus I dan meningkat menjadi 84,76 pada siklus II. Nilai tersebut telah melampaui KKTP yang ditetapkan sekolah, yaitu 76. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model <em>Project Based Learning</em> efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis teks eksplanasi siswa kelas XII.3 SMA Swasta St. Petrus Sidikalang tahun pembelajaran 2025/2026.</p> Beby Arisca Octavia br. Simamora Copyright (c) 2026 Quaerite Veritatem : Jurnal Pendidikan https://jurnal.yayasanseriamal.id/index.php/QVJ/article/view/134 Sun, 27 Sep 2026 00:00:00 +0000 UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI PERJUANGAN BANGSA INDONESIA MELAWAN PENJAJAH DENGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF CANVA PADA SISWA KELAS V B SD ST YOSEF SIDIKALANG T.A 2025/2026 https://jurnal.yayasanseriamal.id/index.php/QVJ/article/view/135 <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penggunaan media pembelajaran interaktif Canva pada materi <em>Perjuangan Bangsa Indonesia Melawan Penjajah</em> di kelas V-B SD St. Yosef Sidikalang. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan pada Februari–Maret 2026 dengan subjek penelitian sebanyak 34 siswa yang terdiri atas 17 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan tes pilihan ganda sebanyak 10 butir soal. Data dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada tahap prasiklus dan siklus I. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran interaktif Canva mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 66,76 pada tahap prasiklus menjadi 86,17 pada siklus I, disertai peningkatan keaktifan dan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif Canva dapat menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, memudahkan siswa memahami materi, serta meningkatkan pencapaian hasil belajar pada materi <em>Perjuangan Bangsa Indonesia Melawan Penjajah</em> di kelas V-B SD St. Yosef Sidikalang.</p> Bernadetta Sitorus Copyright (c) 2026 Quaerite Veritatem : Jurnal Pendidikan https://jurnal.yayasanseriamal.id/index.php/QVJ/article/view/135 Sun, 27 Sep 2026 00:00:00 +0000 PENINGKATAN MINAT BELAJAR IPAS MATERI KERAGAMAN BUDAYA MELALUI MEDIA WORDWALL PADA SISWA KELAS IV-C SD ST. YOSEF SIDIKALANG TAHUN AJARAN 2025/2026 https://jurnal.yayasanseriamal.id/index.php/QVJ/article/view/136 <p>Penelitian ini bertujuan&nbsp;untuk meningkatkan minat&nbsp;belajar siswa pada&nbsp;materi&nbsp;<em>Keragaman Budaya</em>&nbsp;melalui&nbsp;penggunaan media Wordwall&nbsp;di kelas IV-C SD St. Yosef Sidikalang Tahun&nbsp;Pelajaran 2025–2026. Penelitian menggunakan&nbsp;metode Penelitian Tindakan&nbsp;Kelas (PTK) yang&nbsp;dilaksanakan dalam dua&nbsp;siklus, dengan setiap&nbsp;siklus terdiri atas&nbsp;satu pertemuan. Subjek&nbsp;penelitian berjumlah 34&nbsp;siswa yang terdiri&nbsp;atas 19 siswa&nbsp;laki-laki dan&nbsp;15 siswa perempuan. Pengumpulan data dilakukan&nbsp;melalui&nbsp;angket, observasi, dan&nbsp;dokumentasi. Data dianalisis&nbsp;secara deskriptif kualitatif&nbsp;dan kuantitatif untuk&nbsp;mengetahui perubahan minat&nbsp;belajar siswa selama&nbsp;pelaksanaan tindakan. Hasil&nbsp;penelitian menunjukkan&nbsp;bahwa penggunaan media&nbsp;Wordwall mampu meningkatkan&nbsp;minat belajar siswa&nbsp;pada materi&nbsp;<em>Keragaman Budaya</em>.&nbsp;Hal ini ditunjukkan&nbsp;oleh peningkatan rata-rata skor minat&nbsp;belajar dari tahap&nbsp;prasiklus sebesar 12,48&nbsp;menjadi 19,51 pada&nbsp;siklus I, kemudian&nbsp;meningkat lagi menjadi&nbsp;20,32 pada siklus&nbsp;II. Hasil observasi&nbsp;juga menunjukkan&nbsp;bahwa siswa lebih&nbsp;aktif, antusias, dan&nbsp;terlibat dalam proses&nbsp;pembelajaran. Berdasarkan&nbsp;hasil tersebut, dapat&nbsp;disimpulkan bahwa&nbsp;penggunaan media Wordwall&nbsp;efektif dalam meningkatkan&nbsp;minat belajar siswa&nbsp;pada materi&nbsp;<em>Keragaman Budaya</em>&nbsp;di kelas IV-C SD St. Yosef Sidikalang.</p> Gilbert Friska Silaen Copyright (c) 2026 Quaerite Veritatem : Jurnal Pendidikan https://jurnal.yayasanseriamal.id/index.php/QVJ/article/view/136 Sun, 27 Sep 2026 00:00:00 +0000 PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBASIS PEMBELAJARAN MENDALAM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI MATRIKS DI KELAS XI.3 SMAS SANTO PETRUS SIDIKALANG TAHUN AJARAN 2025/2026 https://jurnal.yayasanseriamal.id/index.php/QVJ/article/view/137 <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik pada materi matriks melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbasis pembelajaran mendalam di kelas XI.3 SMAS Santo Petrus Sidikalang Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 37 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan non-tes. Instrumen penelitian berupa soal pretest dan posttest, lembar observasi, serta catatan anekdot. Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar meningkat dari 31,18 pada prasiklus menjadi 53,78 pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 73,51 pada siklus II. Hasil analisis N-Gain pada siklus II menunjukkan 10,81% peserta didik berada pada kategori tinggi, 81,08% kategori sedang, dan 8,11% kategori rendah. Selain itu, aktivitas dan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran juga meningkat. Dengan demikian, penerapan model Problem Based Learning berbasis pembelajaran mendalam dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada materi matriks.</p> Sri Dwi Irianthy Sitanggang Copyright (c) 2026 Quaerite Veritatem : Jurnal Pendidikan https://jurnal.yayasanseriamal.id/index.php/QVJ/article/view/137 Sun, 27 Sep 2026 00:00:00 +0000